Jenis Usaha Yang Disarankan Tidak Diberikan Kredit

Akhirnya ada waktu untuk Ngebloogg lagi... Ini Cuma Post Iseng-Iseng Aja daripada Nganggur di Rumah sekaligus untuk melatih otak untuk berpikir daripada dibiarkan sekarat :D

Well.. Untuk Post Kali ini saya ingin membahas tentang Hutang atau bahasa Kerennya Kredit.. Semua pasti pengen lah kalau kita memberikan hutang kepada seseorang itu lancar dan dibayar sampe lunas +bunganya :P.. Bukannya kita matre atau apapun ya.. Anggap saja kita memberikan sesuatu itu harus ada manfaatnya daripada g ada sama sekali.. ini dalam konteks bisnis ya... :D.. kalau konteks keluarga lagi butuh bantuan ya jangan dimanfaatin :D

Secara sederhana arti wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan Berjiwa berani mengambil resiko artinya bermental mandiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut atau cemas sekalipun dalam kondisi tidak pasti. (Kasmir, 2007 : 18).
Kalau Saya pribadi lebih memilih memberikan pinjaman kepada Wirausahawan daripada Orang Yang bekerja ikut orang... Lho Kenapa Bisa? Apa Alasannya?
Simple sih.. Karena mereka mempunyai semangat oppurtunis mengekploitasi peluang peluang yang ada di pasaran.. mereka akan jeli melihat peluang bisnis yang sedang terjadi di dalam masyarakat dan akan berjuang sampai berhasil mendapatkan peluang tersebut.. Jika Dibandingkan Dengan Orang yang bkerja ikut orang.. mereka umumnya bersikap nyante (Kayak Ane... :P ).. dan tidak pintar mencari peluang .. mereka mengandalkan Gaji dari Bos dan akan bersikap Ngapain gw mikirin peluang toh udah digaji , tipe-tipe orang gitu berpeluang lebih besar untuk membayar utangnya daripada  Nunggak  :P

Meskipun Wirausahawan tapi ya diliat-liat dulu lah usaha mereka itu apa.. jangan sampe mereka punya usaha trus dikasih utang begitu aja.. Diliat legalitasnya apakah diperbolehkan oleh negara atau tidak dan diliat aspek usahannya contoh Aspek Finansial dan managementnya..  Jangan Sampai kalau kita memeberikan kredit kepada Usaha yang dilarang ama negara... ampun-ampun dah... Bukannya untung menikmati bunga tapi malah buntung :D

Menurut Saya Pribadi.. Jenis  Usaha yang Dilarang  untuk Dibiayai  Kredit

a.  Produksi,  pengiriman dan  perdagangan senjata.
b.  Pornografi atau  bisnis-bisnis  yang  sejenis atau  disebut  juga Bisnis  Lampu Merah
c.  Kegiatan  pattai-partai dan  organisasi-organisasi  politik  terrnasuk  usahanya.
d.  Perusahaan-perusahaan atau  proyek-proyek  yang membahayakan lingkungan.
e.  Taruhan  dan  perjudian (termasuk  juga  pencucian uang).
f.  Pembiayaan,  pengadaan dan atau pengolahan tanah.
g.  Pembiayaan untuk pemberian saham  dan  pemirikan saham,
h.  Kredit  kepada  calon  debitur  yang memiliki  akhlak  atau integritas  yang  tidak baik  atau kejujurannya  diragukan.
i.  Kredity3ry hanya  mengandalkan  pelunasan hutang  pada  waktu yang lalu
j.  Perusahaan  atau  lembaga  keuangan yang  tergantung  pada  guarantor  atau
guarantee  sebagai sumber  peftama  pembayaran kembali.
k.  Perusahaan  atau  perorangan yang  tidak  bisa  atau tidak  akan  memberikan informasi  yang  memadai.
l.  Perusahaan  yang  baru  berdiri  dimana  kontribusi  ekuitas  dari pemilik  tidak cukup  atau  dimana  tidak  tersedia  kolateral  yang  memadai.
m. Kredit untuk perusahaan  yang  pembayarannya  mengandalkan pada hasil  dari perubahan  usaha yang direncanakan.
n.  Pinjaman  subtitusi  modal dimana  pinjaman  tidak  bisa  dibayar  kecuali  dengan
melakukan  pinjaman  lain  atau  melikuidasi  usaha.
o.  Kredit  dengan tujuan menutupi  bunga atas hutang  yang  sudah  ada (plafondering), kecuali  dalam ran gka  penyelamatan kredit.
p.  Kredit untuk  mendanai  spekulasi  pasar, baik  usaha  komoditas  ataupun  efek.
q.  Kredit untuk  mendanai  pembelian  realestate  yang  bersifat  spekulatif.
r.  Kredit dimana  posisi  menjadi  lebih  lemah  dibanding  kreditur  lain  yang memberikan kredit  kepada  debitur yang  sama.
s.  Bank  tldak  memiliKi   SUmber  daya  yang memadai untuk mengawasi memantau  dan menagih  kredit.
t.  Kredit  yang  dijamin  dengan  sebagian  besar  kolateral  yang  memiliki  daya minat  pasar  (narketability)  yang  terbatas.
u.  Mendanai  pengambilalihan  paksa  atau  hostile  take  offer.
v.  Kredit untuk  tujuan  spekulasi.
w. Kredit untuk  pembiayaan  usaha  yang memerlukan  keahlian khusus yang  tidak
dimilki  oleh  BRI Unit.
x.  Kredit kepada  debitur  berrnasalah  dan  atau nracet  di bank  lain.



Cukup itu dulu aja :D/...

Regards

 

Featured Posts

Featured Posts

Featured Posts